Semua artikel oleh Elizabeth Brahmana

Del Bosque Beri Peluang Bagi Torres Ke Piala Eropa

Fernando Torres terlihat sangat panas akhir-akhir ini dengan Atletico Madrid. Pelatih timnas Spanyol yakni Vicente del Bosque mengungkapkan bahwa hal tersebut membuatnya membuka peluang utuk memasukkan namanya dalam timnas menuju Piala Eropa 2016 mendatang.

Fernando Torres bermain dengan impresif di sepanjang tahun 2016 ini. Dalam 10 laganya dalam Liga Spanyol, dia berhasil menciptakan tujuh gol dan dua assist untuk Atletico Madrid. Bahkan sepanjang empat partai terakhir, pemain berusia 32 tahun tersebut membuahkan empat gol dan dua assist.

Padahal, dalam awal musim Torres tampak kesulitan mendapatkan kemampuan terbaiknya. Dalam 16 laga yang dikuti, dia hanya mampu membuat dua gol dan dua assist. Dalam waktu tersebut, dia juga hanya tampil dalam satu kali pertandingan penuh.

Saat ini, sepertinya kemampuan baiknya kembali lagi dan semakin tajam. Hal ini membuahkan hal positif baginya, Torres diharapkan dapat memperkuat lini di timnas Spanyol di Piala Eropa 2016. Del Bosque juga memaparkan bahwa peluang tersebut terbuka lebar untuknya.

” Kami tidak akan menutup kemungkinan Fernando Torres yang masuk dalam timnas Spanyol, akan tetapi kami ingin memilih para pemain yang terbaik. Kecuali, pemain tersebut tidak ingin masuk dalam timnas karena kemauannya sendiri. Semua orang memiliki peluang untuk dipanggil, ” kata Vicente del Bosque.

” Kami sedang memilih starter yang paling baik dan kemudian Tuhan akan menentukan apakah mereka yang kami pilih layak masuk dan bermain dalam Piala Eropa 2016 nanti. Kami memanggil mereka yang paling baik dan menjadi wakil kami dengan hal yang baik, baik di gawang atau pada semua posisi lain, ” ungkap Vicente del Bosque.

Palace Unggul Sementara Atas Watford

Crystal Palace membuka peluang untuk masuk dalam babak final Piala FA. Hal tersebut setelah The Eagles melaju dan untuk sementara unggul dengan skor 1-0 atas Watford. Pada babak semifinal turnamen yang dilaksanakan di Wembley, pada Minggu (24/4/2016) malam WIB, Palace sudah mendominasi laga sejak menit keenam. Gol ditorehkan oleh Yannick Bolasie.

Berawal dari sepakan pojok Yohan Cabaye, bola diambil alih oleh Bolasie. Tandukan tersebut tidak dapat diatasi oleh kiper Watford, Costel Pantilimon, dan gol pun tercipta untuk Crystal Palace. Sebuah peluang bagus kembali diperoleh Palace pada menit ke-23, setelah bek The Hornets, Allan Nyom melakukan pelanggaran pelaggaran terhadap gelandang Palace, Jason Puncheon. Cabaye merupakan eksekutor yang walau tendangannya masih dapat dihalangi oleh Pantilimon.

Pada menit ke-27, Etienne Capoue merebut bola dengan Bolasie. Capoue memperlihatkan adanya kemungkinan cedera pada betisnya, dengan jalannya yang terpincang-pincang. Namun, dia tetap berupaya di lapangan. Kedua pemain tersebut kembali berlawanan semenit kemudian. Kali ini, Capoue tidak bertahan dan akhirnya dia harus keluar dengan diangkat oleh tim medis. Posisinya kemudian diganti Mario Suarez.

Palace memperoleh satu kesempatan baik pada menit-menit akhir babak pertama. Tendangan bebas yang diperolehnya Jose Jurado membuat pelanggaran terhadap Zaha. Akan tetapi, usaha untuk membuka laju menghambat pertahanan Watford belum menghasilkan.

Akhirnya skor yang diperoleh Crystal Palace atas Watford tidak berubah hingga pertandingan Piala FA ini usai. Palace masih memimpin dengan 1-0.

  • Susunan pemain dalam laga Piala FA

Palace dengan susunan pemainnya yakni, Wayne Hennessey, Ward, Dann, Souare, Delnaney, Cabaye, Bolasie, Zaha, Jedinak, Puncheon, Wickham

Watford dengan susunan pemainnya,yakni Pantilimon, Nyom, Britos, Cathcart, Ake, Jurado, Abdi, Watson, Capoue dan Suarez di menit ke-32, Deeney, Ighalo

Tiga Klub Ini Bikin La Liga Memanas

Mengejar gelar La Liga musim ini kembali bangkit untuk klub-klub lainnya karena akhir-akhir ini menjadi periode buruk bagi permainan lapangan Barcelona. Atletico Madrid dan Real Madrid kini menjadi dua tim yang kuat untuk menurunkan posisi Barca di klasemen dan mengejar gelar.

Barcelona harus tunduk dengan skor 1-2 saat berhadapan dengan Valencia di jornada 33 di Camp Nou, pada Senin (18/4/2016) dinihari WIB tadi. Kegagalan tersebut menjadi kekalahan mereka yang ketiga yang didapat secara berurutan di La Liga.

Hasil itu memang belum dapat menurunkan posisi Barca yang kini masih unggul dengan 76 poin dari posisi pertama klasemen. Tetapi, kelebihna mereka di klasemen sudah tidak ada lagi. Atletico Madrid  kini mulai mendekati jumlah poin Barca setelah berhasil dengan skor 3-0 atas Granada. Sementara Real Madrid hanya selisih satu angka dari Atletico.

Persaingan yang ketat menuju gelar La Liga ini semakin membara. Dengan lima laga yang tersisa dan 15 poin untuk direbut masing-masing tim, gelar liga terbuka lebar untuk ketiga besar ini. Sebelumnya. Barca menjadi klub yang memiliki delapan poin unggul dari Atletico di jornada 29.

Sementara di laga pekan ke-26 setelah berhasil menghantam Sevilla dan Atletico sukses atas Madrid, Barcelona masih memliki keunggulan 12 poin dari Los Blancos. Dalam lima laga berikutnya, Barca akan melawan dua tim yang juga sedang berupaya untuk lolos dari degradasi, yakni Granada dan Sporting Gijon. Untuk tiga lawan yang tersisa merupakan tim papan tengah. Walau demikian, pertandingan derby kontra Espanyol dapat memberikan hasil yang mengejutkan.

Di lain hal, Atletico Madrid akan menghadapi Atletic Bilbao. Dua tim dari degradasi akan menjadi lawan mereka, yakni Levante dan Rayo Vallecano. Real Madrid sendiri akan menghadapi tim Villarreal di jornada 34, Rabu (20/4) nanti. Dua pertandingan yang terakhir ini juga menjadi pertandingan yang berbahaya, dimana mereka akan menjamu Valencia.