Arsip Kategori: Prediksi Bola

Fakta Menarik Jelang Laga Atletico Kontra Bayern

Pertandingan putaran pertama semifinal Liga Champions yakni Atletico Madrid kontra Bayern Munchen akan dilaksanakan pada Kamis (28/4/2016) dinihari WIB. Atletico, yang tinggal di Stadion Vicente Calderon akan menjadi tuan rumah dalam pertandingan pertama ini.

Atletico Madrid melaju ke babak semifinal Liga Champions setelah menghantam juara bertahan, Barcelona di babak perempat final. Sementara, Bayern Munchen berhasil menggulung Benfica. Kedua tim ini diprediksi akan berlaga dengan saling menyerang dinihari nanti. Hal tersebut terlihat dari dua sosok pelatih masing-masing tim, Diego Simeone untuk Atletico dan Pep Guardiola untuk Bayern.

Simeone mengungkapkan bahwa tim mereka akan mencoba melakukan penguasaan permainan di segala bidang di lapangan nanti. Bisa jadi ini akan menjadi laga yang sangat penting untuk semua babak. Harapan yang sama juga disebutkan oleh Guardiola. Rasa inginnya merebut gelar juara Liga Champions dengan Bayern, menjadi penyemangat Guardiola untuk membawa timnya ke partai final.

” Diego Simeone merupakan pelatih yang sudah mencapai prestasi besar. Ini dapat menjadi pertarungan yang sangat besar, lengkap dan tentunya menarik. Di saat yang bersamaan, kami juga akan melakukan hal yang besar demi menggapai final, ” papar Pep Guardiola.

Berikut fakta mengenai Atletico Madrid kontra Bayern :

  1. Dua klub ini sudah bertarung dua kali di final turnamen ini pada tahun 1974. Saat itu, Atleti seri dengan skor 1-1 di pertandingan pertama dan kalah dengan skor 0-4 di laga kedua.
  1. Atletico hanya gagal satu kali dari tujuh laga terakhir dengan klub asal Jerman ini. Atletico sudah berlaga sebanyak 34 kali dengan perolehan 16 kali menang, seri 6 kali dan kalah 12 kali.
  1. Bayern sendiri hanya memperoleh dua kesuksesan dari 12 laga tandang di Spanyol. Bayern sudah berlaga 49 kali dengan catatan 23 keberhasilan, seri 12 kali dan gagal 14 kali.
  1. Pada turnamen ini, terhitung Bayern hanya sukses dua kali dari 9 laga tandang terakhirnya.
  1. Di babak semifinal Liga Champions, Bayern Munchen sudah 10 kali menghadapi klub asal Spanyol.

Prediksi Liga Champions, Atletico Madrid Vs Bayern Munchen

Impian Atletico Madrid yang ingin berhasil kembali seperti dalam babak final Liga Champions 2013 lalu sepertinya akan sangat berat diwujudkan. Mereka harus menghadapi klub Jerman, Bayern Munchen pada putaran pertama semifinal Liga Champions yang bertempat di Vicente Calderon pada hari Kamis (28/4) dini hari nanti.

Keduanya pernah berlaga di ajang final European Cup 1974 yang lalu. Final yang dihelat di Heysel Stadium Brussel ini memaksa Los Rojiblancos kecewa dengan kekuatan Bayern Munchen dengan skor telak 4-0. Setelah hampir 42 tahun berlalu, Bayern masih menjadi tim yang diprediksi akan sukses di putaran pertama semi final Liga Champions musim ini.

Alasannya karena tim asuhan Pep Guardiola tersebut mempunyai musim yang fantastis di kompetisi domestik. Selain itu, Bayern juga terdiri dari bintang sepakbola dunia, diantaranya Arturo Vidal, Lewandowski, Manuel Neuer, dan Frank Ribery.

Walau tidak begitu diunggulkan, Pelatih Atletico yakni Madrid Diego Simeone optimis dapat memiliki peluang. Masih terkenang bagaimana El Cholo berhasil membuat Atletico melaju ke putaran final turnamen tahun 2014 setelah menghantam Barcelona dan Chelsea. Hanya Oliver Torres, Diego Godin, dan Tiago yang mengalami cedera. Fernando Torres juga kembali dan akan berduet dengan Antoine Griezmann.

Di sisi lain, Pep Guardiola memiliki persoalan tim yang cedera. Mehdi Benatia, Jerome Boateng, Holger Badstuber dipastikan absen karena cedera. Selain itu, Tiago Alcantara, Robben dan Kingsley juga masih dragukan untuk ikut berlaga. Javi Martinez mungkin akan dipasangkan dengan Joshua Kimmich untuk pertahanan Die Rotten. Di Lini Serang, Lewandowski akan menjadi striker tunggal bersama Douglas Costa dan Frank Ribery.

  • Susunan Pemain

Atletico Madrid dengan para pemainnya yakni Oblak, Luis, Hernandez, Gimenez, Juanfran, Carrasco, Koke, Gabi, Niguez, Griezmann, Torres

Bayern Munchen dengan para pemainnya yakni Neuer, Alaba, Kimmich, Martinez, Lahm, Alonso, Ribery, Muller, Vidal, Costa, Lewandowski

  • Prediksi Skor

Jika dibandingkan, Bayern lebih diunggulkan karena penampilannya yang apik di musim ini. Walau perlu mewaspadai Vicente Calderon, Markas Atletico tersebut menjadi tempat bangkitnya tim tuan rumah menghantam Barcelona dari Liga Champions. Prediksi skor laga semifinal Liga Champions ini adalah 1-1.

Prediksi Dan Data Pertandingan AS Roma Vs Napoli

Laga Liga Italia antara AS Roma dan Napoli akan segera dilaksanakan malam ini (25/4/2016). Pertandingan ini menjadi hal yang paling menantang yang akan dihadapi Partenopei, karena tim lawannya memiliki catatan kandang yang mengesankan. Duel ini akan berlangsung di Stadion Olimpico.

Napoli kini berada di posisi kedua klasemen dengan perolehan 73 poin, lebih banyak lima poin dari AS Roma yang ada di bawahnya. Untuk Partenopei, keberhasilan mereka ini akan menjadi penentu perolehan juara bagi Juventus yang di laganya kemarin sukses atas Fiorentina dengan skor 2-1 sekaligus memperkuat posisinya untuk runner-up yang pertama sejak musim 2012-13.

Di sisi lain, Roma juga kian mengejar angka penuh agar dapat lolos ke Liga Champions, sekaligus menghindari perubahan posisi bersama Inter Milan yang kini memiliki selisih empat poin di urutan keempat. Selain itu, kemenangan Roma nanti mendukung Juve semakin cepat mendapat Scudetto kelima mereka dalam Liga Italia musim ini.

Roma bukan lah tim yang mudah bagi Partenopei. Tim asuhan Lucianno Spalletti tersebut memiliki rekor tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan liga terakhirnya. Roma hanya kalah sekali dan sukses sebanyak empat kali dalam lima pertemuan terakhir mereka dalam kometisi domestik atas Napoli.

Berikut fakta dan data pertandingan Liga Italia AS Roma vs Napoli :

  1. Roma dan Partenopei sudah pernah bertanding 137 kali di Serie A, Giallorossi menang sebanyak 48 dan kalah sebanyak 40 kali.
  1. Roma berstatus tidak terkalahkan dalam 13 laga terakhir di Serie A dengan catatan yang mengesankan.
  1. Partenopei gagal dalam dua pertandingan tandang dan berhasil sekali dalam lima laga terakhir mereka di rumah lawan.
  1. Kedua klub ini sama-sama merupakan pencetak gol terbanyak di Serie A musim ini.
  1. Roma terkenal sebagai tim yang paling rajin mencetak gol di pertengahan babak kedua, sementara, Gli Azzurri merupakan tim yang paling banyak menciptakan gol terbanyak di babak pertama.
  1. Francesco Totti adalah pemain paling senior yang pernah menciptakan dua gol dalam sebuah laga dalam sejarah Serie A.
  1. Gonzalo Higuain menjadi pemain dengan perolehan enam gol dalam lima laga terakhir Serie A.

Fakta Jelang Leicester City Vs Swansea City

Jelang pertandingan Leicester City kontra Swansea City menjadi sangat dinanti saat ini. Adanya kubu Leicester diyakini dapat memberikan kejutan untuk laga musim ini. Leicester memang tidak setengah-setengah dengan impian menjadi juara baru Premier League musim ini. Hal tersebut dibuktikan secara nyata, The Foxes kini mulai fokus dengan kemenangan penuh saat berhadapan dengan tim asal Wales ini di hari Minggu (24/04/2016) malam nanti.

Akan tetapi, untuk laga Premier League ini, Jamie Vardy akan absen. Hal ini akan membuat kekuatan serangan The Foxes berkurang, karena Vardy kini merupakan salah satu top skorer klub ini. Namun, Ranieri masih memiliki para pemain yang baik seperti Leonardo Ulloa yang menjadi harapan dapat menisi kekosongan sang pemain andalan Leicester City.

Di sisi lain, Swansea City menjelma menjadi tim dengan kekuatan yang penuh. Pertandingan ini pun akan diprediksi membawa perlawanan yang sangat menarik ketika berhadapan nanti dengan Leicester dengan kondisi tidak begitu baik.

Berikut data dan ulasan menarik jelang laga kedua tim ini.

  1. Jika The Foxes sukses menggulung Swansea, maka tim ini membukukan 8 kemenangan secara berurutan di kandang.
  1. Dari enam pertemuan keduanya, Leicester dan Swansea sama-sama memiliki tiga kesuksesan dan keberhasilan.
  1. Leicester belum pernah kalah di 8 laga mereka di Premier League.
  1. Swansea memiliki pengalaman buruk ketika berlaga di King Power Stadium. Mereka tidak pernah sukses dalam 11 pertandingan terakhir mereka.
  1. Berlagas di kandang, Leicester merupakan tim yang selalu berhasil khususnya saat menghadapi The Swans.
  1. Kasper Schmeichel menciptakan 5 clean sheet dari 6 laga terakhir mereka di Liga ini.
  1. Riyad Mahrez menciptakan Hattrick pertamanya di Premier League ketika Leicester City kontra Swansea City.

Juventus Dan Pencapaian Scudetto

Gelar juara Serie A di musim ini sudah hampir dipastikan akan dikuasai oleh Juventus. The Old Lady saat ini hanya tinggal menghitung hari untuk dapat mendapatkan scudetto tersebut. Jika hal tersebut terjadi, ini akan menegaskan bahwa Juve menjadi klub yang mendominasi di Italia beberapa musim terakhir. Sejauh ini, Juventus sudah memperoleh gelar juara dalam empat musim beruntun.

Jika berhasil dalam mendapatkan lima gelar secara berurutan, Juventus akan kembali pada pencapaian yang telah mereka capai sebelumnya dalam kurun waktu tahun 1931 hingga tahun 1935. Kini, Juve sudah membukukan nilai 82 dan kini berada di posisi puncak klasemen.

Saat ini, nilai mereka selisih sembilan poin dari Napoli yang berada di posisi kedua. Jika tidak ada hambatan, The Old Lady akan menjadi jawara di pekan ke-35 akhir minggu ini. Walau demikian, tim mereka memang belum dapat dipastikan 100 % menjadi juara Serie A pada pekan ini, namun Juve dapat dinobatkan sebagai kampiun di pekan ke-36 hanya dengan perolehan imbang saja.

Dengan scudetto yang hampir dimiliki, pelatih mereka, Massimiliano Allegri sudah mulai merencanakan kinerja di musim depan. Ia mengisyaratkan sudah memiliki rencana agar dapat mempertahankan kinerja skuat yang ada saat ini.

” Kami wajib melindungi kinerja skuat ini. Kami memiliki tim yang masih gampang naik turun dan kami ingin menampilkan pertandingan yang terbaik di Liga Champions. Tim kami memang tidak berhasil di turnamen tersebut pada musim ini, hal ini sangat sulit kami terima, ” ujar Allegri.

Hal tersebut yang menjadi salah satu alasan, Juventus akan bangkit dan berjuang di Serie A musim ini dan mendapatkan scudetto, walau telah menjalani permulaan laga yang buruk. Akan tetapi, Allegri yakin masih dapat melakukan yang lebih baik lagi dengan klub ini.

Ruud Gullit Prediksi Dua Tim Ini Bertempur Di Final Liga Champions

Ruud Gullit kini merasa yakin dua tim hebat ini akan bertanding dalam putaran final Liga Champions. Dua nama tim tersebut juga menjadi prediksi banyak orang dan dijagokan akan meraih kesuksesan. Duan tim raksasa tersebut adalah Bayern Munchen dan Real Madrid.

Babak Semifinal Liga Champions di musim ini sendiri memiliki jadwal laga yang begitu ketat. Atletico Madrid akan berhadapan dengan Bayern Munchen dan Manchester City berlawanan dengan Real Madrid. Keempat tim tersebut, jelas bukan nama tim yang gampang dikalahkan. Apalagi keempatnya berkembang dengan baik selama musim ini.

Mantan pemain Belanda yakni Ruud Gullit akhirnya angkat suara dengan persaingan di turnamen ini yang begitu diminati suporter. Dia memprediksikan mengenai dua tim yang menurutnya akan melaju dengan bagus ke babak final nantinya.

Gullit secara tegas menjagokan Bayern dan Madrid. Gullit mengaku mantap dengan pilihannya dirinya tersebut dan yakin mereka akan masuk partai final dengan pertandingan luar biasa. Ia juga yakin banyak orang yang setuju dan mendukung pilihanya tersebut. Madrid dan Bayern sendiri sama-sama bertanding di laga tandang putaran pertama.

“ Saya rasa akan banyak yang mengharapkan Real Madrid dan Bayern Munchen di final Liga Champions nanti. Jika benar, itu akan menjadi final yang hebat, ” tutur Gullit. Ini merupakan penilaian yang didasarkan pada perkembangan tim raksasa tersebut.

Ruud Gullit menilai City dan Atletico akan menjadi lawan tangguh. Akan tetapi, permainan Bayern dan Madrid tidak dapat dihindari. “ Atletico menjadi tim hebat musim ini, tetapi, saya rasa finalnya akan diisi Bayern kontra Real Madrid, ” tegasnya dengan sangat yakin.

Tiga Klub Ini Bikin La Liga Memanas

Mengejar gelar La Liga musim ini kembali bangkit untuk klub-klub lainnya karena akhir-akhir ini menjadi periode buruk bagi permainan lapangan Barcelona. Atletico Madrid dan Real Madrid kini menjadi dua tim yang kuat untuk menurunkan posisi Barca di klasemen dan mengejar gelar.

Barcelona harus tunduk dengan skor 1-2 saat berhadapan dengan Valencia di jornada 33 di Camp Nou, pada Senin (18/4/2016) dinihari WIB tadi. Kegagalan tersebut menjadi kekalahan mereka yang ketiga yang didapat secara berurutan di La Liga.

Hasil itu memang belum dapat menurunkan posisi Barca yang kini masih unggul dengan 76 poin dari posisi pertama klasemen. Tetapi, kelebihna mereka di klasemen sudah tidak ada lagi. Atletico Madrid  kini mulai mendekati jumlah poin Barca setelah berhasil dengan skor 3-0 atas Granada. Sementara Real Madrid hanya selisih satu angka dari Atletico.

Persaingan yang ketat menuju gelar La Liga ini semakin membara. Dengan lima laga yang tersisa dan 15 poin untuk direbut masing-masing tim, gelar liga terbuka lebar untuk ketiga besar ini. Sebelumnya. Barca menjadi klub yang memiliki delapan poin unggul dari Atletico di jornada 29.

Sementara di laga pekan ke-26 setelah berhasil menghantam Sevilla dan Atletico sukses atas Madrid, Barcelona masih memliki keunggulan 12 poin dari Los Blancos. Dalam lima laga berikutnya, Barca akan melawan dua tim yang juga sedang berupaya untuk lolos dari degradasi, yakni Granada dan Sporting Gijon. Untuk tiga lawan yang tersisa merupakan tim papan tengah. Walau demikian, pertandingan derby kontra Espanyol dapat memberikan hasil yang mengejutkan.

Di lain hal, Atletico Madrid akan menghadapi Atletic Bilbao. Dua tim dari degradasi akan menjadi lawan mereka, yakni Levante dan Rayo Vallecano. Real Madrid sendiri akan menghadapi tim Villarreal di jornada 34, Rabu (20/4) nanti. Dua pertandingan yang terakhir ini juga menjadi pertandingan yang berbahaya, dimana mereka akan menjamu Valencia.

Jelang Piala FA, Mu Waspadai Ancaman Andy Carroll

Manchester United segera berhadapan dengan West Ham United di laga ulangan perempat final Piala FA. Salah satu hal yang harus Madrid waspadai adalah penampilan Andy Carroll yang sedang dalam kondisi oke dan itu menjadi ancaman terbesar bagi MU.

West Ham United akan berhadapan dengan Manchester United yang berkunjung ke Boleyn Ground, pada Kamis (14/4/2016) dinihari WIB nanti. Sebelumnya, kedua tim sudah bertemu pada saat babak perempat final Piala FA dengan hasil seri yakni 1-1 di Old Trafford sebulan lalu.

MU wajib bangkit dari keterpurukan setelah digagalkan oleh Tottenham Hotspur dengan skor 0-3 pada laga lanjutan Premier League akhir pekan lalu. Sementara The Hammers menjadi klub yang kini dalam keadaan lebih ideal karena tidak menjadi tim dengan kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir di level domestik, termasuk ketika menghasilkan seri kontra Arsenal dengan skor 3-3.

Andy Carroll menjadi bintang West Ham setelah berhasil menciptakan tiga gol ke gawang The Gunners. Itu menjadi gol keempatnya dalam tiga laga terakhir. Berhadapan dengan West Ham, MU prediksikan potensi Carroll nantinya. Louis van Gaal menuturkan bahwa penampilan Carroll menjadi hal yang harus diwaspadai, selain itu komunikasi para bek tengah MU juga harus dibenahi.

” Dia memiliki penampilan yang istimewa dan kami sudah menyaksikannya pada pertandingan di hari Sabtu lalu. Apalagi, penampilan tersebut ditunjukkan saat berhadapan dengan Arsenal dan mereka memiliki bek-bek tengah yang baik, dan dia masih dapat melakukannya. Jadi kami harus mengamati laju Andy Carroll dan beberapa pemain yang memang sangat baik. ” paparnya.

Sejak gagal saat berhadapan dengan West Ham United dengan skor 0-4 di Piala Liga Inggris 2010 lalu, Manchester United  belum pernah lagi mengalami kegagalan dalam 10 laga dengan Wast Ham. Akan tetapi, MU mendapat nilai imbang dengan klub ini dalam tiga pertemuan terakhir. Van Gaal berharap laga ulang perempat final Piala FA nanti.

Prediksi Benfica Vs Bayern Munchen

Bayern Munchen sudah masuk dalam partai semifinal Liga Champions musim 2015/2016. Untuk melaju ke babak semifinal, mereka wajib berhasil dalam laga putaran kedua perempat final kontra Benfica pada hari Kamis (14/3) dini hari nanti.

Pada laga putaran pertama Liga Champions yang dilaksanakan di Allianz Arena, anak asuh Pep Guardiola tersebut berhasil dengan skor tipis 1-0. Untuk melaju ke babak semifinal, Bayern Munchen hanya butuh hasil imbang dalam leg kedua nanti. Akan tetapi, untuk memantapkan langkah mereka, keberhasilan menjadi hal mutlak yang harus diraih ketika berkunjung ke Estadio da Luz pada tengah pekan nanti.

Akan tetapi, untuk mewujudkan hal tersebut bukan hal yang mudah. Pasalnya dalam musim ini Benfica hanya kalah tiga kali di kandang, saat bertanding di Liga Sagres Portugal dan satu di Liga Champions. Menyaksikan penampilan baik anak asuh Rui Vitoria ini, kemungkinan Bayern akan semakin tertekan melawan mereka di kandang.

Saat ini, keduanya berada dalam keyakinan yang tinggi setelah akhir pekan lalu Glorioso menggulung Academica dengan skor 2-1 dan Bayern berhasil mengalahkan Vfb Sttutgart dengan skor 3-1. Tetapi, dalam pertandingan penting ini, pelatih Rui Vitoria masih belum dapat memasukkan Julio Cesar, Nuno Santos dan Luisao karena cedera. Jonas Goncalves juga masih mendapat hukuman larangan karena akumulasi kartu kuning.

Memakai susunan 4-4-2, Rui Vitoria diprediksi akan memasang Kostas Mitroglou dan Jonas. Selain itu, gelandang muda mereka, Renato Sanches juga akan berduet di lini tengah dengan Lubomir Fejsa. Sisi sayap, terdapat dua winger, Nicholas Gaitan dan Pizzi yang siap menekan lini pertahanan FC Bayern.

Untuk kubu Bayern, terdapat masalah untuk pemain bertahan. Mehdi Benatia, Holger Badstuber, dan Jerome Boateng masih dalam kondisi cedera. Selain itu, Arjen Robben dan Kingsley Coman juga masih dalam tahap pemulihan. Kemungkinan Guardiola diprediksi menggunakan 4-3-3 dengan Juan Bernat, David Alaba, dan lainnya di sisi pertahanan. Sementara, lini serang ada Franck Ribery, Robert Lewandowski, dan Douglas Costa.

  • Susunan pemain

Benfica (4-4-2) dengan pemain : Moraes, Eliseu, Jardel, Nilsson-Lidelof, Almeida, Gaitan, Sanches, Fesja, Pizzi, Jonas, Mitroglou

Bayern Munchen (4-3-3) dengan pemain : Neuer, Bernat, Alaba, Kimmich, Lahm, Alcantara, Vidal, Muller, Ribery, Lewandowski, Costa

  • Prediksi skor

Prediksi laga Liga Champions ini akan berakhir pada keberhasilan Bayern dengan skor 2-0.

Prediksi Laga Real Madrid Vs Wolfsburg

Kebobolan dua gol membuat Real Madrid kini dalam kondisi yang sulit. Untuk menyingkirkan Wolfsburg, Madrid harus memiliki teknik menyerang dengan pertahanan yang baik pula. Madrid akan berlaga dengan Wolfsburg bertempat di Santiago Bernabeu sebagai laga babak perempatfinal putaran kedua, Rabu (13/4/2016) dinihari WIB. Untuk melaju ke semifinal Liga Champions, El Real harus menang dengan selisih tiga gol.

Laga Real Madrid vs Wolfsburg memang bukan laga yang mudah, walaupun Madrid sudah memiliki rekor kandang yang sangat mengesankan dengan hanya gagal sebanyak dua kali dalam 23 pertandingan di seluruh kompetisi. Kekalahan terakhir yang dialami oleh Madrid di kandang sendiri terjadi ketika menyerah dengan skor 3-4 dari Schalke pada musim lalu walau masih dapat melaju dengan aggregat 5-4.

” Kami harus menyerang, namun dengan cara yang baik. Kami harus memperhatikan lini belakang dengan baik, ” ucap gelandang Madrid yakni Toni Kroos. Dia memaparkan bahwa tim mereka tidak boleh kegagalan lagi karena hal tersebut akan menjadikan pekerjaan mereka semakin berat saja. Fokus tim saat ini adalah mencetak gol sebanyak mungkin.

” Dukungan dari penggemar dapat membantu untuk kami menggulung pertahanan Wolfsburg. Kami harus memperlihatkan hal tersebut di kandang sendiri. ” paparnya. Kroos menilai bahwa Julian Draxler merupakan pemain lawan yang sangat mematikan. Sejauh ini, dia sudah membukukan tiga gol dan dua assist dalam delapan laga mereka di Eropa.

Pertandingan pada babak semifinal Liga Champions ini mengharuskan Real Madrid cerdas, dalam bertanding. Apalagi hadirnya Julian Draxler yang memegang peranan penting dalam kemenangan Wolfsburg diprediksi akan mempersulit langkah Madrid. Akan tetapi, banyak yang meramalkan bahwa Madrid akan dapat mendominasi lapangan dan menghentikan langkah lawan.