Arsip Tag: Barcelona

Tiga Klub Ini Bikin La Liga Memanas

Mengejar gelar La Liga musim ini kembali bangkit untuk klub-klub lainnya karena akhir-akhir ini menjadi periode buruk bagi permainan lapangan Barcelona. Atletico Madrid dan Real Madrid kini menjadi dua tim yang kuat untuk menurunkan posisi Barca di klasemen dan mengejar gelar.

Barcelona harus tunduk dengan skor 1-2 saat berhadapan dengan Valencia di jornada 33 di Camp Nou, pada Senin (18/4/2016) dinihari WIB tadi. Kegagalan tersebut menjadi kekalahan mereka yang ketiga yang didapat secara berurutan di La Liga.

Hasil itu memang belum dapat menurunkan posisi Barca yang kini masih unggul dengan 76 poin dari posisi pertama klasemen. Tetapi, kelebihna mereka di klasemen sudah tidak ada lagi. Atletico Madrid  kini mulai mendekati jumlah poin Barca setelah berhasil dengan skor 3-0 atas Granada. Sementara Real Madrid hanya selisih satu angka dari Atletico.

Persaingan yang ketat menuju gelar La Liga ini semakin membara. Dengan lima laga yang tersisa dan 15 poin untuk direbut masing-masing tim, gelar liga terbuka lebar untuk ketiga besar ini. Sebelumnya. Barca menjadi klub yang memiliki delapan poin unggul dari Atletico di jornada 29.

Sementara di laga pekan ke-26 setelah berhasil menghantam Sevilla dan Atletico sukses atas Madrid, Barcelona masih memliki keunggulan 12 poin dari Los Blancos. Dalam lima laga berikutnya, Barca akan melawan dua tim yang juga sedang berupaya untuk lolos dari degradasi, yakni Granada dan Sporting Gijon. Untuk tiga lawan yang tersisa merupakan tim papan tengah. Walau demikian, pertandingan derby kontra Espanyol dapat memberikan hasil yang mengejutkan.

Di lain hal, Atletico Madrid akan menghadapi Atletic Bilbao. Dua tim dari degradasi akan menjadi lawan mereka, yakni Levante dan Rayo Vallecano. Real Madrid sendiri akan menghadapi tim Villarreal di jornada 34, Rabu (20/4) nanti. Dua pertandingan yang terakhir ini juga menjadi pertandingan yang berbahaya, dimana mereka akan menjamu Valencia.

Gagal Di Champions, Barca Fokus Kejar Gelar Domestik Ini

Gagal melaju dari Liga Champions bukan berarti usai bagi Barcelona. Barca masih menyimpan dua turnamen domestik lagi yang membawa mereka menuju peluang yang besar untuk mengerja keberhasilan dan trofi kemenangan.

Menjadi klub yang berstatus sebagai juara bertahan, Blaugrana nyatanya harus terhenti di babak perempatfinal Liga Champions. Barcelona berhasil ditekan oleh Atletico Madrid dengan aggregat skor 2-3 setelah kalah 0-2 pada pertandingan di babak kedua yang digelar di Vicente Calderon, Kamis (14/4) dinihari WIB.

Walau dinilai dapat menguasai laga, Barca kesulitan untuk mencetak peluang yang berbahaya. Tercatat, mereka dapat menguasai bola sebanyak 77 persen, namun hanya dapat menciptakan sembilan percobaan dengan empat on target, berbeda dengan Atletico Madrid yang dapat mencetak sembilan percobaan dengan enam on target, termasuk tembakan satu percobaan yang mengenai tiang gawang.

Kegagalan tersebut mengingatkan kita pada kutukan juara bertahan Liga Champions. Walau demikian, Barca masih mempunyai trofi La Liga dan Copa del Rey yang siap untuk diperjuangkan. Ini yang menjadi penyemangat tim Balugrana menjalani sisa musim ini.

Untuk La Liga, Barca masih berada di peringkat pertama memimpin kompetisi dengan keunggulan tiga poin dari Atletico di bawahnya dan selisih empat poin dari rival utamanya, Real Madrid yang berada di posisi ketiga. Sedangkan, untuk Copa del Rey, Barca akan bertemu Sevilla di partai final pada 23 Mei mendatang.

” Liga Champions merupakan sebuah trofi yang sangat kami inginkan, dan kami pasti sangat sedih tidak bisa lagi merebut trofi di musim ini. Kami selalu membuat target yang tertinggi dan kami bangga dapat menjadi favorit di setiap kompetisi. Kami harus mengerti dengan kekalahan ini adalah bagian dari setiap permainan, ” papar Luis Enrique.

” La Liga dan Copa Del Rey menjadi dua kompetisi yang tersisa dan menjadi target utama kami selanjutnya. Kami menydari masih mempunyai sebuah musim yang hebat jika kami berhasil menang dalam dua gelar domestik tersebut. Ini membuat Barcelona haus meningkatkan penampilan dengan baik. ” paparnya lagi.

Data Dan Prediksi Laga Barca Vs Atletico

Barcelona memiliki kelebihan dalam sejumlah laga terakhir bersama Atletico Madrid. Sebaliknya, Atletico berhasil menyingkirkan Barca dalam pertandingan sebelum ini dalam Liga Champions. Catatan kedua tim ini semakin memanaskan laga yang akan kembali mempertemukan keduanya.

Baik Barcelona dan Atletico Madrid merupakan dua tim Spanyol yang harus saling serang di delapan besar untuk mendapatkan satu tiket menuju babak semifinal Liga Champions musim ini. Barca akan menjadi tuan rumah dalam putaran pertama, Rabu (6/4/2016) dinihari WIB, bertempat di Camp Nou. Selanjutnya, Atletico akan bermain di kandang sendiri di Vicente Calderon pertengahan pekan depan.

Berikut ulasan data dan prediksi seputar laga Liga Champions tersebut :

  1. Barca sukses menang dalam enam laga terakhirnya atas Atletico di semua kompetisi. Kemenangan ketujuh akan menjadi catatan bagus untuk Blaugrana sebagai laga head to head dengan Colchoneros.
  1. Barca hanya mempunyai satu clean sheet dalam 12 laga di Liga ini ketika kontra Real Madrid di Bernabeu pada April 2011. Sementara, Atletico membuat 13 clean sheet dalam 17 laga terakhirnya.
  1. Barca sukses melaju ke babak perempat final Liga ini untuk kesembilan kalinya. Kecuali musim 2013-14 ketika disingkirkan oleh Atletico.
  1. Sebanyak empat kali juara Liga ini, Barca menjadi tim pertama yang meraihnya selain AC Milan pada musim 1989 dan 1990.
  1. Luis Enrique menjadi pemenang dari 10 laga di liga ini selama berlaga di Camp Nou sebagai pelatih Barca. Ini menjadi rekor kandang yang mengesankan.
  1. Messi, Suarez, dan Neymar mengumpulkan 42 dari 51 gol Barca dalam liga ini sejak musim lalu. Messi juga membukukan 25 gol dalam 28 laga atas Atletico.
  1. Kiper Atletico Madrid yakni Jan Oblak hanya kebobolan empat gol dalam 11 partai Liga Champions sejak tahun 2015.

Malunya Barca Saat Kalah Dari Rival Abadinya Ini

Barcelona tidak hanya gagal menggulung Real Madrid dari mengejar gelar La Liga. Hasil dalam El Clasico justru membuka peluang Madrid semakin terbuka lebar. Berlaga di kandang sendiri dalam partai giornata 31 La Liga, pada Minggu (3/4/2016) dinihari WIB tadi, Barca yang akhir-akhir ini melaju dengan kemenangan di 39 laga malah kalah dari rival abadinya itu.

Barcelona sempat menguasai skor lewat gol dari Gerard Pique pada menit ke-56. Namun, Real Madrid langsung melakukan serangan melalui gol Karim Benzema untuk menjadikan skor imbang dalam enam menit berselang. Madrid harus kehilangan Sergio Ramos karena kartu merah kedua di menit ke-83. Akan tetapi, dua menit kemudian Cristiano Ronaldo justru dapat menciptakan gol lagi.

Hasil tersebut memang belum dapat menurunkan posisi Barca yang kini berada di puncak klasemen dengan pengumpulan 76 poin dari 31 pertandingan. Akan tetapi, poinnya semakin berkurang, dengan selisih hanya enam poin dari Atletico Madrid yang berada di peringkat kedua dan tujuh poin dari Madrid di posisi ketiga.

Gelandang Barca, Sergio Busquets menyadari bahwa ini merupakan pertandingan yang sangat berat karena Madrid memang sebuah tim yang bagus. Dia juga sempat menduga bahwa posisi mereka tidak bagus. Rekan setimnya, Dani Alves juga mengatakan bahwa Barca sejatinya memiliki kesempatan menyingkirkan Real Madrid dari persaingan La Liga, namun nyatanya Barca tak dapat mengendalikan permainan di lapangan.

” Selama pertandingan, Barcelona tak mempunyai peluang yang cukup untuk mencetak gol. Mereka langsung dapat mengejar kedudukan dan hal tersebut membuat kami semakin terpuruk. Kegagalan ini memang membuat kami malu, jika saja kami menang, mereka akan tersingkir dari laga mengejar gelar La Liga. ” kata Dani Alves.

El Clasico Kedua Akan Menjadi Laga Penghormatan Untuk Cruyff

El Clasico memang selalu menjadi pertandingan yang spesial untuk Barcelona. Pada akhir pekan ini, mereka akan menjamu Real Madrid karena bukan hanya sebagai pertandingan biasa. Laga ini akan menjadi terasa emosional karena merupakan laga penghormatan bagi Johan Cruyff.

Minggu (3/4/2016) dini hari WIB, El Clasico yang kedua pada musim ini akan segera dilaksanakan di Camp Nou. Pertandigan yang selalu menarik untuk disaksikan ini semakin memiliki nilai emosional yang besar, khususnya untuk para tim pemain dan suporter The Catalans. Laga ini akan menjadi pertandingan perdana setelah Johan Cruyff meninggal dunia.

Cruyff tutup usia pada tanggal 24 Maret yang lalu, setelah berjuang dengan penyakit kanker paru-paru selama beberapa waktu. Kabar kematiannya merupakan berita duka yang mendalam, utamanya untuk Barcelona karena dia merupakan warga Belanda yang menjadi peletak dasar filosofi, permainan, serta akademi sepakbola Barca saat ini.

Setelah kabar kematiannya resmi dirilis, Barca langsung memberikan penghormatan khusus dengan memasang foto Cruyff dalam Camp Nou serta memberi tempat bagi para penggemar mereka yang ingin memberikan bunga serta berdoa baginya. Penghormatan lain juga sudah mereka lakukan pada pertandingan akhir pekan ini. Beragam persiapan dilakukan sebagai wujud rasa hormat, termasuk datangnya seluruh mantan presiden klub yang masih hidup.

Dalam barisan tribun penonton, akan diisi beberapa mozaik bergambar wajah Johan Cruyff. Laga antara Barcelona dan Real Madrid ini juga akan sedikit berbeda dari biasanya. Akan ada mengheningkan cipta selama satu menit yang dilakukan sebelum kick-off. Beberapa anggota keluarga Cruyff akan diundang untuk hadir di Camp Nou dalam laga Clasico tersebut.

Barca Ingin Dapatkan Pemain Muda Spanyol Ini

Bukan hal baru lagi jika Barcelona sangat ingin menarik pemain muda yang saat ini menjadi pasukan Villarreal, yakni Denis Suarez. Setelah sempat diberitakan bahwa pembicaraan kedua tim tidak lancar, kini pihak Barca yang diwakilkan Robert Fernandez menyatakan bahwa mereka masih memiliki peluang untuk merekrut sang pemain berbakat tersebut.

Denis Suarez adalah pemain muda yang sangat berbakat. Dia juga menjadi salah satu pemain muda yang paling banyak diinginkan oleh klub-klub raksasa, termasuk Barcelona. Minggu lalu, agen Suarez menyampaikan jika kliennya tersebut tidak berkeinginan untuk pindah dan ingin tetap bersama dan berkomitmen dengan Villarreal.

Pernyataan tersebut memang sempat menghambat keinginan Barca dan memilih menunda keinginan mereka. Namun kini, Fernandez kembali menyatakan keinginan Barca yang tengah mencoba membujuk transfer pemain berusia 22 tahun tersebut.

Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Teknik Barca tersebut mengakui bahwa sempat melakukan perbincangan dan penawaran yang intern pada bursa transfer musim dingin di bulan Januari 2016 yang lalu. Karena tidak mendapatkan hasil, maka El Barca akan kembali mencoba dan melakukan penawaran pada bursa transfer musim panas yang akan datang.

“ Dia merupakan pemain yang kami hargai dan ingin rekrut. Kami dapat melihat perkembangan dan peluang dalam mendatangkannya dalam bursa musim dingin yang lalu, namun situasinya ternyata berbeda dan tidak menghasilkan kesepakatan. Alasan yang dia dan Villarreal sampaikan memang dapat diterima, ” ujarnya.

Melihat peluang untuk musim panas mendatang, seakan menambah semangat tim manajemen Barcelona untuk mengajaknya kembali. Akan tetapi, hingga saat ini Denis Suarez belum memberikan pernyataan mengenai berita tersebut. Kita tunggu saja!

Barca Sukses Hentikan Langkah Sevilla

Barcelona kini berada pada posisi atas klasemen La Liga. Barca semakin percaya diri menghadapi rivalnya setelah menang dengan skor 2-1 atas Sevilla. Laga yang diselenggarakan di Camp Nou, Senin (29/2/2016) dinihari WIB tadi cukup menarik. Barca sempat tertinggal karena gol dari Vitolo. Namun, lewat tendangan bebas Lionel Messi, mereka menyamai skor.

Barcelona kemudian menyerang Sevilla pada babak kedua La Liga. Gol Gerard Pique mengiring Barca hingga unggul 2-1 dan menjadi gol penentu kemenangan Blaugrana. Memiliki tambahan tiga poin, semakin membuat posisi Barca makin sulit dikejar. Saat ini mereka memiliki 66 poin dari 26 laga, Atletico Madrid dan Real Madrid berada di posisi kedua dan ketiga.

Barca nyaris memiliki peluang ketika laga memasuki menit ke-13. Namun, upaya mereka gagal karena bola mengenai tiang gawang. Tendangan sudut Lionel Messi mengarah ke gawang dan dihalau oleh Sergio Rico. Hal serupa terjadi pada serangan Luis Suarez.

Pada menit ke-20, Barca kebobolan. Umpan dari Benoit membuat Vitolo melakukan serangan dengan kaki kanan dalam kotak penalti Barca yang membawa timnya memimpin 1-0. Namun, di menit ke- 31, Barca menyamai kedudukan lewat tendangan Messi.

Masuk ke babak kedua, Barca mendominasi permainan. Dua menit berjalan, Sergio Rico sudah harus melawan upaya Neymar yang kemudian membuat sepak pojok untuk Barca. Menit ke-48, Barca merubah keadaan. Kerja sama Messi dan Suarez akhirnya diselesaikan Pique di depan gawang.

Tiga menit kemudia, operan Vicente Iborra membuka peluang bagi Kevin Gameiro yang dapat menembus Barca. Namun, upaya tersebut diblok oleh Claudio Bravo. Walau sudah menang satu skor, Barca semakin melakukan serangan.

Tekanan tuan rumah menjadikan Sergio Rico harus ekstra berupaya menjaga gawangnya. Pada sisa waktu pertandingan La Liga usai, tak terdapat gol tambahan. Pertandingan usai dengan kemenangan 2-1 untuk Barcelona atas Sevilla.

Laga Derby Madrid Dan Penentuan Posisi Barca

Real Madrid akan berlaga dengan Atletico Madrid di akhir pekan ini. Sedangkan Barcelona akan berhadapan dengan klub yang terakhir menggulungkan mereka, yakni Sevilla. Santiago Bernabeu akan menjadi tempat duel Madrid ini pada Sabtu (27/2/2016) malam WIB nanti. Kedua tim ini berada pada posisi tiga dan dua klasemen dengan selisih hanya satu poin saja.

Pertandingan tersebut menjadi penting bagi Real Madrid dan Atletico Madrid sebagai usaha menjaga persaingan mereka dengan Barcelona pada posisi teratas. Apalagi dua tim ini sama-sama mendapatkan nilai imbang di pekan lalu, yang semakin menjauhkan jarak mereka dengan Barca.

Madrid kini kekurangan sembilan angka dari The Catalans. Jika sampai tak berhasil mendapat poin penuh dan di laga lain Lionel Messi cs menang, jarak poin mereka semakin menjauh yakni 11 poin. Walau masih menyisakan 12 pekan lagi, sulit untuk Cristiano Ronaldo dkk mendapatkan ketertinggalan mereka.

Walau El Real sempat menguasai Derby Madrid, namun akhir-akhir ini Atletico berhasil menguat. Laga musim lalu, Atletico bahkan mendapat empat kemenangan dari delapan pertandingan dalam kompetisi. Sementara untuk paruh pertama musim ini, laga di Vicente Calderon beroleh skor 1-1.

Pertemuan Real Madrid dan Atletico Madrid ini jelas memberi peluang bagi Barca. Apalagi jika keduanya sampai gagal atau mencapai hasil imbang yang mungkin mempertahankan posisi mereka di teratas klasemen. Namun, langkah Barcelona cukup berat mengigat akan menjamu Sevilla di Camp Nou yang juga klub yang terakhir yang mampu mengalahkan mereka.

Laga tersebut berlangsung 3 Oktober 2015 lalu, Barca kalah dengan perolehan 1-2 dalam lawatan ke Ramon Sanchez Pizjuan. Barca hanya dapat membalas dengan satu gol dari Neymar. Sejak saat itu, Barca dinilai memperbaiki performa dan menjalani laga dengan periode tak terkalahkan.

Sevilla kini juga tak dapat dianggap remeh. Mereka mendapat penilaian yang sangat baik dari segi permainan dan nilai. Dalam delapan pertandingan La Liga di tahun ini, mereka baru sekali merasakan kekalahan dan beroleh empat kemenangan.

Barcelona Incar Dua Bek Hebat Milik Atletico Madrid dan PSG

Menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin yang akan jatuh pada bulan Januari mendatang, Barca sudah dari sekarang menyiapkan ancang-ancang untuk memburu sejumlah pemain handal. Ini tak lepas dari buruknya penampilan Barca musim ini. Ditambah lagi dengan persoalan cedera beberapa pemain pilar Barca yang mempengaruhi performa tim. Terbukti Barca harus terseok-seok di awal musim ini usai cederanya Rafinha dan Lionel Messi.

Lini pertahanan Barca pun terlihat sedikit keropos. Bek-bek andalan mereka rasanya sudah mulai melambat lantaran termakan usia. Oleh karena itu, Barca akan memprioritaskan bursa transfer musim dingin mendatang untuk memperkokoh lini pertahanan mereka. Sejauh ini sudah ada dua nama yang masuk ke dalam daftar buruan Barca. Dua nama tersebut merupakan andalan di timnya masing-masing.

Incaran Barca yang pertama adalah bek handal milik Atletico Madrid, Jose Gimenez. Usianya yang masih muda tak lantas membuat Barca meragukan kemapuan anak muda ini. Bahkan Jose Gimenez disebut-sebut akan menjadi penerus Diego Godin. Jose Gimenez sendiri masih memiliki sisa kontrak yang cukup panjan bersama klubnya hingga 2018 mendatang. Jika Barca serius ingin memboyongnya, setidaknya Barca harus menyiapkan kocek di atas 24 juta euro sesuai nilai buy-out claus sang pemain.

Selain Gimenez, Barca juga tengah mengintai bek andalan PSG, Marquinhos. Ia merupakan tumpuan lini belakang PSG. Mungkin akan susah bagi Barca menawar pemain ini, lantaran PSG bukanlah klub miskin yang bisa diiming-imingi begitu saja dengan uang. Terlebih lagi Presiden Nasser Al Khelaifi diyakini tak ingin melepas sang bintang.

Barcelona Cetak Sejarah Baru Di La Liga

Jika Ronaldo berhasil mencatatkan diri sebagai Top Skorer sepanjang masa Real Madrid, maka klub rivalnya Barcelona juga mencetak sebuah rekor baru. Rekor ini sangat fenomenal dan jelas membuat para fans Barca bangga. Barcelona saat ini berhasil mencatatkan sejarah baru di La Liga. Rekor apa sih yang berhasil diraih Barca?

Ternyata kemenagan tipis Barca 2-1 atas tuan rumah Atletico Madrid akhir pekan lalu berhasi membawa nama Barca menjadi satu-satunya tim La Liga yang mampu meriah tiga kemenangan di laga awal selama empat musim secara berturut-turut. Ulah dari kekompakan para punggawa Barca, kini klub Catalan tersebut terus menciptakan rekor-rekor baru.

Barcelona terbukti bisa selalu menang dalam tiga jornada awal musim anyar La Liga sejak edisi 2012/13. Belum ada tim lain yang pernah melakukannya, Barca menjadi klub yang pertama.

3 Pertandingan awal Barcelona di La Liga 2012/13
(era kepelatihan Tito Vilanova)
Barcelona 5-1 Sociedad
Osasuna 1-2 Barcelona
Barcelona 1-0 Valencia.

3 Pertandingan awal Barcelona di La Liga 2013/14
(era kepelatihan Gerardo Martino)
Barcelona 7-0 Levante
Malaga 0-1 Barcelona
Valencia 2-3 Barcelona.

3 Pertandingan awal Barcelona di La Liga 2014/15
(era kepelatihan Luis Enrique)
Barcelona 3-0 Elche
Villarreal 0-1 Barcelona
Barcelona 2-0 Bilbao.

3 Pertandingan awal Barcelona di La Liga 2015/16
(era kepelatihan Luis Enrique)
Bilbao 0-1 Barcelona
Barcelona 1-0 Malaga
Atletico 1-2 Barcelona.

Selama tiga musim sebelum ini, Barcelona hanya satu kali mengalami kegagalan dalam merengkuh trofi La Liga. Kala itu dominasi Barca dirobohkan oleh Atletico. Saat itu Barca masih ditukangi oleh Gerardo Martino pada musim 2013/14. Namun saat dibawah asuhan almarhum Tito Vilanova dan Luis Enrique, Barcelona benar-benar tak terhadang ke tangga juara.

Tentu rekor hebat ini akan sulit disamai oleh klub manapun, termasuk sang rival Real Madrid yang biasa sering menemui jalan buntu di laga pembuka La Liga. Namun kesuksesan yang sesungguhnya adalah saat sebuah tim mampu mengangkat trofi di akhir musim. So, jangan terlalu bangga dulu ya Barca, jalan masih panjang, masih banyak cobaan yang akan menghadang.