Arsip Tag: Bayern Munchen

Fakta Menarik Jelang Laga Atletico Kontra Bayern

Pertandingan putaran pertama semifinal Liga Champions yakni Atletico Madrid kontra Bayern Munchen akan dilaksanakan pada Kamis (28/4/2016) dinihari WIB. Atletico, yang tinggal di Stadion Vicente Calderon akan menjadi tuan rumah dalam pertandingan pertama ini.

Atletico Madrid melaju ke babak semifinal Liga Champions setelah menghantam juara bertahan, Barcelona di babak perempat final. Sementara, Bayern Munchen berhasil menggulung Benfica. Kedua tim ini diprediksi akan berlaga dengan saling menyerang dinihari nanti. Hal tersebut terlihat dari dua sosok pelatih masing-masing tim, Diego Simeone untuk Atletico dan Pep Guardiola untuk Bayern.

Simeone mengungkapkan bahwa tim mereka akan mencoba melakukan penguasaan permainan di segala bidang di lapangan nanti. Bisa jadi ini akan menjadi laga yang sangat penting untuk semua babak. Harapan yang sama juga disebutkan oleh Guardiola. Rasa inginnya merebut gelar juara Liga Champions dengan Bayern, menjadi penyemangat Guardiola untuk membawa timnya ke partai final.

” Diego Simeone merupakan pelatih yang sudah mencapai prestasi besar. Ini dapat menjadi pertarungan yang sangat besar, lengkap dan tentunya menarik. Di saat yang bersamaan, kami juga akan melakukan hal yang besar demi menggapai final, ” papar Pep Guardiola.

Berikut fakta mengenai Atletico Madrid kontra Bayern :

  1. Dua klub ini sudah bertarung dua kali di final turnamen ini pada tahun 1974. Saat itu, Atleti seri dengan skor 1-1 di pertandingan pertama dan kalah dengan skor 0-4 di laga kedua.
  1. Atletico hanya gagal satu kali dari tujuh laga terakhir dengan klub asal Jerman ini. Atletico sudah berlaga sebanyak 34 kali dengan perolehan 16 kali menang, seri 6 kali dan kalah 12 kali.
  1. Bayern sendiri hanya memperoleh dua kesuksesan dari 12 laga tandang di Spanyol. Bayern sudah berlaga 49 kali dengan catatan 23 keberhasilan, seri 12 kali dan gagal 14 kali.
  1. Pada turnamen ini, terhitung Bayern hanya sukses dua kali dari 9 laga tandang terakhirnya.
  1. Di babak semifinal Liga Champions, Bayern Munchen sudah 10 kali menghadapi klub asal Spanyol.

Prediksi Liga Champions, Atletico Madrid Vs Bayern Munchen

Impian Atletico Madrid yang ingin berhasil kembali seperti dalam babak final Liga Champions 2013 lalu sepertinya akan sangat berat diwujudkan. Mereka harus menghadapi klub Jerman, Bayern Munchen pada putaran pertama semifinal Liga Champions yang bertempat di Vicente Calderon pada hari Kamis (28/4) dini hari nanti.

Keduanya pernah berlaga di ajang final European Cup 1974 yang lalu. Final yang dihelat di Heysel Stadium Brussel ini memaksa Los Rojiblancos kecewa dengan kekuatan Bayern Munchen dengan skor telak 4-0. Setelah hampir 42 tahun berlalu, Bayern masih menjadi tim yang diprediksi akan sukses di putaran pertama semi final Liga Champions musim ini.

Alasannya karena tim asuhan Pep Guardiola tersebut mempunyai musim yang fantastis di kompetisi domestik. Selain itu, Bayern juga terdiri dari bintang sepakbola dunia, diantaranya Arturo Vidal, Lewandowski, Manuel Neuer, dan Frank Ribery.

Walau tidak begitu diunggulkan, Pelatih Atletico yakni Madrid Diego Simeone optimis dapat memiliki peluang. Masih terkenang bagaimana El Cholo berhasil membuat Atletico melaju ke putaran final turnamen tahun 2014 setelah menghantam Barcelona dan Chelsea. Hanya Oliver Torres, Diego Godin, dan Tiago yang mengalami cedera. Fernando Torres juga kembali dan akan berduet dengan Antoine Griezmann.

Di sisi lain, Pep Guardiola memiliki persoalan tim yang cedera. Mehdi Benatia, Jerome Boateng, Holger Badstuber dipastikan absen karena cedera. Selain itu, Tiago Alcantara, Robben dan Kingsley juga masih dragukan untuk ikut berlaga. Javi Martinez mungkin akan dipasangkan dengan Joshua Kimmich untuk pertahanan Die Rotten. Di Lini Serang, Lewandowski akan menjadi striker tunggal bersama Douglas Costa dan Frank Ribery.

  • Susunan Pemain

Atletico Madrid dengan para pemainnya yakni Oblak, Luis, Hernandez, Gimenez, Juanfran, Carrasco, Koke, Gabi, Niguez, Griezmann, Torres

Bayern Munchen dengan para pemainnya yakni Neuer, Alaba, Kimmich, Martinez, Lahm, Alonso, Ribery, Muller, Vidal, Costa, Lewandowski

  • Prediksi Skor

Jika dibandingkan, Bayern lebih diunggulkan karena penampilannya yang apik di musim ini. Walau perlu mewaspadai Vicente Calderon, Markas Atletico tersebut menjadi tempat bangkitnya tim tuan rumah menghantam Barcelona dari Liga Champions. Prediksi skor laga semifinal Liga Champions ini adalah 1-1.

Ruud Gullit Prediksi Dua Tim Ini Bertempur Di Final Liga Champions

Ruud Gullit kini merasa yakin dua tim hebat ini akan bertanding dalam putaran final Liga Champions. Dua nama tim tersebut juga menjadi prediksi banyak orang dan dijagokan akan meraih kesuksesan. Duan tim raksasa tersebut adalah Bayern Munchen dan Real Madrid.

Babak Semifinal Liga Champions di musim ini sendiri memiliki jadwal laga yang begitu ketat. Atletico Madrid akan berhadapan dengan Bayern Munchen dan Manchester City berlawanan dengan Real Madrid. Keempat tim tersebut, jelas bukan nama tim yang gampang dikalahkan. Apalagi keempatnya berkembang dengan baik selama musim ini.

Mantan pemain Belanda yakni Ruud Gullit akhirnya angkat suara dengan persaingan di turnamen ini yang begitu diminati suporter. Dia memprediksikan mengenai dua tim yang menurutnya akan melaju dengan bagus ke babak final nantinya.

Gullit secara tegas menjagokan Bayern dan Madrid. Gullit mengaku mantap dengan pilihannya dirinya tersebut dan yakin mereka akan masuk partai final dengan pertandingan luar biasa. Ia juga yakin banyak orang yang setuju dan mendukung pilihanya tersebut. Madrid dan Bayern sendiri sama-sama bertanding di laga tandang putaran pertama.

“ Saya rasa akan banyak yang mengharapkan Real Madrid dan Bayern Munchen di final Liga Champions nanti. Jika benar, itu akan menjadi final yang hebat, ” tutur Gullit. Ini merupakan penilaian yang didasarkan pada perkembangan tim raksasa tersebut.

Ruud Gullit menilai City dan Atletico akan menjadi lawan tangguh. Akan tetapi, permainan Bayern dan Madrid tidak dapat dihindari. “ Atletico menjadi tim hebat musim ini, tetapi, saya rasa finalnya akan diisi Bayern kontra Real Madrid, ” tegasnya dengan sangat yakin.

Prediksi Benfica Vs Bayern Munchen

Bayern Munchen sudah masuk dalam partai semifinal Liga Champions musim 2015/2016. Untuk melaju ke babak semifinal, mereka wajib berhasil dalam laga putaran kedua perempat final kontra Benfica pada hari Kamis (14/3) dini hari nanti.

Pada laga putaran pertama Liga Champions yang dilaksanakan di Allianz Arena, anak asuh Pep Guardiola tersebut berhasil dengan skor tipis 1-0. Untuk melaju ke babak semifinal, Bayern Munchen hanya butuh hasil imbang dalam leg kedua nanti. Akan tetapi, untuk memantapkan langkah mereka, keberhasilan menjadi hal mutlak yang harus diraih ketika berkunjung ke Estadio da Luz pada tengah pekan nanti.

Akan tetapi, untuk mewujudkan hal tersebut bukan hal yang mudah. Pasalnya dalam musim ini Benfica hanya kalah tiga kali di kandang, saat bertanding di Liga Sagres Portugal dan satu di Liga Champions. Menyaksikan penampilan baik anak asuh Rui Vitoria ini, kemungkinan Bayern akan semakin tertekan melawan mereka di kandang.

Saat ini, keduanya berada dalam keyakinan yang tinggi setelah akhir pekan lalu Glorioso menggulung Academica dengan skor 2-1 dan Bayern berhasil mengalahkan Vfb Sttutgart dengan skor 3-1. Tetapi, dalam pertandingan penting ini, pelatih Rui Vitoria masih belum dapat memasukkan Julio Cesar, Nuno Santos dan Luisao karena cedera. Jonas Goncalves juga masih mendapat hukuman larangan karena akumulasi kartu kuning.

Memakai susunan 4-4-2, Rui Vitoria diprediksi akan memasang Kostas Mitroglou dan Jonas. Selain itu, gelandang muda mereka, Renato Sanches juga akan berduet di lini tengah dengan Lubomir Fejsa. Sisi sayap, terdapat dua winger, Nicholas Gaitan dan Pizzi yang siap menekan lini pertahanan FC Bayern.

Untuk kubu Bayern, terdapat masalah untuk pemain bertahan. Mehdi Benatia, Holger Badstuber, dan Jerome Boateng masih dalam kondisi cedera. Selain itu, Arjen Robben dan Kingsley Coman juga masih dalam tahap pemulihan. Kemungkinan Guardiola diprediksi menggunakan 4-3-3 dengan Juan Bernat, David Alaba, dan lainnya di sisi pertahanan. Sementara, lini serang ada Franck Ribery, Robert Lewandowski, dan Douglas Costa.

  • Susunan pemain

Benfica (4-4-2) dengan pemain : Moraes, Eliseu, Jardel, Nilsson-Lidelof, Almeida, Gaitan, Sanches, Fesja, Pizzi, Jonas, Mitroglou

Bayern Munchen (4-3-3) dengan pemain : Neuer, Bernat, Alaba, Kimmich, Lahm, Alcantara, Vidal, Muller, Ribery, Lewandowski, Costa

  • Prediksi skor

Prediksi laga Liga Champions ini akan berakhir pada keberhasilan Bayern dengan skor 2-0.

Klopp Akan Gantikan Pep Guardiola Musim Depan?

Nama Jurgen Klopp telah menjadi incaran sejumlah tim dari musim panas lalu. Kini kabar tentang masa depan Klopp kembali naik laman media. Eks pelatih yang sukses membawa Dortmund ke masa jaya ini, dikabarkan akan merapat ke salah satu tim Liga Prime Inggris. Sejauh ini sih yang paling ngebet untuk merekrut Klopp adlah The Reds, Liverpool. Namun benarkan Klopp telah memantapkan pilihannya untuk berbagung ke Anfield Stadium?

Kabar tersebut ternyata hanya bualan belaka. Ternyata Klopp lebih tertarik untuk menggantikan Pep Guardiola ketimbang mealtih Liverpool. Beberapa media melaporkan alasan di balik sikap acuh Klopp terhadapa sejumlah tawaran yang datang kepadanya dari tim-tim Liga Primer Inggris. Klopp ternyata mengincar satu kursi utama di staf kepelatihan Bayern Munchen. Klopp dikabarkan tertarik untuk menggantikan posisi Pep Guardiola di Bayern pada musim panas mendatang.

Sebagai bahan informasi, kontrak Pep Guardiola bersama Bayern Munchen akan habis pada 2016 mendatang. Itu artinya Klopp memiliki kans yang cukup besar untuk menggantikan Pep musim panas tahun depan. Terlebih lagi Klopp sudah punya reputasi yang bagus di Bundesliga. Mungkin Bayern juga tak akan menolak kehadiran Klopp.

Sementara itu Pep Guardiola dikabarkan akan merapat ke Manchester City pada musim depan menggantikan Manuel Pellegrini ketika kontraknya dengan Bayern Munchen telah habis.

The Daily Mail mengklaim Klopp menunggu perubahan peta manajer top Eropa pada musim panas tahun depan sebelum memutuskan di klub mana dia akan berlabuh nanti. Klopp memiliki kans yang cukup besar untuk menggantikan posisi Pep di Bayern Munchen musim depan.

Sementara itu Brenda Rodgers, harus segera membenahi pernampilan anak-anak asuhnya jika tak ingin namanya dicoret musim ini. Seperti yang diketahui, Liverpool telah menggelontorkan dana yang cukup besar untuk mendatangkan sejumlah pemain anyar musim panas lalu. Namun sejauh ini penampilan Liverpool masih angin-anginan.

Sementara itu manajer Liverpool Brendan Rodgers menanggapi dingin isu pencopotannya. Menurut dia isu pencopotan merupakan tekanan yang sudah biasa dia terima selama membesut The Reds. Dia mengatakan level tekanan musim ini tak beda dengan musim lalu. Isu pemecatan Rodger pun kembali menguap ke permukaan.

Real Madrid dan Bayern Munchen Tunjukan Kepedulian Kepada Pengungsi Suriah

Publik dunia tengah berduka dengan adanya konflik suriah. Konflik yang terjadi di negara tersebut menyebabkan sebagain besar rakyatnya menderita dan harus mengungsi ke negara lain. Salah satu negera tujuan pengungsi Suriah ini adalah Eropa. Salah satu negara Eropa yang sudah membuka border negaranya untuk para pengungsi Suriah adalah Jerman.

Pemerintah Jerman menunjukkan kepedulian sosial yang begitu tinggi kepada sesama. Negara adidaya di daratan Eropa tersebut tak hanya membuka wilayahnya untuk ditinggali para pengungsi Suriah, melainkan juga memberikan bantuan dana bagi para pengungsi Suriah. Pemerintah Jerman beserta warganya saling bahu membahu dalam menegakkan rasa kepedulian terhadap sesama. Tak hanya itu, klub raksasa Bundesliga, Bayern Munchen pun ikut menunjukkan kepedulian mereka.

Huffington Posts melaporkan bahwa Bayern Munchen akan menyumbangkan uang sebesar 1 juta euro untuk proyek pengungsi, seperti mengadakan sebuah kamp yang akan memberikan pendidikan, makanan, dan perlengkapan sepak bola. Selain Bayern, klub sepak bola Jerman lainnya yang juga turut memberikan bantuan kepada para pengungsi adalah Mainz.

Selain Bayern Munchen dan Mainz, raksasa Spanyol, Real Madrid pun tak mau kalah. Klub kaya raya ini dilaporkan akan menyumbangkan dana sebesar 1 juta Euro, atau setara dengan Rp15 miliar, untuk para pengungsi perang Suriah yang datang ke Spanyol.

Selain itu, Presiden Madrid, Florentino Perez, sudah berbicara dengan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, guna membicarakan peran serta Madrid merawat pengungsi yang tiba di Spanyol.

Sebuah tragedi kemanusian yang terjadi di Suriah telah membuka mata publik dunia tentang arti hidup dan kepedulian kepada sesama. Madrid dan Bayern Munchen yang dikenal sebagi klub kaya raya, ternyata tak hanya memperdulikan bisnis semata. Kedua klub kaya ini kerap kali mengadakan program amal. Seharusnya klub-klub lain juga ikut membantu para pengungsi Suriah ini. Jika tak mampu memberikan bantuan dana, ya mungkin bisa menyenangkan hati para pengungsi Suriah dengan memberikan tontonan sepakbola gratis di stadion. Tapi masa iya, klub-klub elit di Spanyol dan Jerman tak mampu memberikan sumbangan sedikitpun?

Thomas Muller Dapat Jaminan Seumur Hidup di Bayern Munchen

Ketua Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge telah menawarkan kepada Thomas Muller sebuah pekerjaan seumur hidupnya di Bayern Munchen. Thomas Muller mulai dikabarkan dengan kepindahan ke Manchester United,. Namun menanggapai hal tersebut, Ketua bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge berpendapat, pemain internasional Jerman itu tidak akan pernah ingin meninggalkan klub Bavaria tersebut dan karena itu telah menawarkan sebuah posisi di manajemen setelah ia menggantung sepatunya.

“Saya mendapatkan perasaan bahwa Thomas tidak akan pernah meninggalkan FC Bayern,” kata Rummenigge kepada majalah Sport Bild.
“Dan ketika hari (pensiun) Thomas itu tiba, kami juga ingin menjaga dia sebagai bagian dari klub.”

Ada kekhawatiran dari pihak Bayern Munchen mengenai isu tentang Thomas Muller yang akan mengikuti koleganya di musim kemarin Bastian Schweinsteiger ke Manchester United dengan nilai transfer sebesar Rp 1,5 Trilyun. Namun nampakanya ketua Bayern Munchen tersebut tidak suka dengan rumor tersebut dan mengatakan bahwa Muller tidak ternilai harganya.
Muller Sendiri berhasil membawa Bayern Munchen menjuarai Bundesliga musim lalu. Sederetan tropi dipersembahkannya untuk klub yang berjuluk FC Hollywood tersebut. Pantas saja pihak manajemen tidak mau pemainnya itu pergi dari Alians Arena.

Bayern sendiri telah mendatangkan pemain dilini tengah. Pemain itu adalah Arturo Vidal dari juventus. Pemain internasional Chili itu bergabung dengan nilai sebesar Rp 550 Milyar dari sang juara Italia dengan tambahan pembayaran sebesar lebih dari Rp 45 Milyar lagi jika pemain mencapai target tertentu di Bavaria.

Kedatangan Vidal sendiri manambah persaingan di lini tengah klub Bayern Munchen yang sebelumnya telah di isi banyak pemain bintang. Namun semua itu akan kembali lagi kepada kebijakan sang manajer, Pep Guardiola dalam menyusun formasi untuk musim depan. Ada opsi bagi Pep untuk memainkan semua pemain bintangnya bersama dengan para pemain anyarnya. Kemungkinan fokus lini tengah Bayern akan menjadi tugas baru yang akan dipercayakan kepada Vidal. Sedangkan Muller bisa tetap aman di posisi terdepan ujung tombak Bayern Munchen.

Arturo Vidal Resmi Gabung Bayern Munchen

Akhirnya resmi sudah kepindahan Arturo Vidal menuju Bayern Munchen. Tak perlu menunggu waktu lama bagi Juventus selaku klub pemilik Vidal dan Byaern Munchen selaku klub peminat Vidal untuk menyelesaikan kesepakatan transfer bintang internasional Chile tersebut.

Untuk bisa mendapatkan tanda tangan bintang asal Chile tersebut, Bayern Munchen harus merogoh kocek yang cukup dalam yakni senilai 40 juta Euro. Klub yang berjuluk The Bavarians tersebut resmi mengontrak Vidal selama empat tahun. Soal gaji, Vidal akan mendapat gaji pokok sebesar 10 juta Euro atau setara Rp 140 Miliar per musim. Jumlah ini melebih gaji pokoknya bersama Juve atau sekitar dua kali lipat dari gaji yang diterimanya bersama Juve.

Harian kenamaan Jerman, Bild melaporkan bahwa pemain berusia 28 tahun tersebut akan tetap menggunakan nomor punggung yang sama sewaktu ia membela Juventus yakni nomor punggung 28. Nampaknya Vidal tak ingin gonta ganti nomer punggung lantaran nomor tersebut sudah memiliki historikal yang tinggi untuk Vidal. Sebagai informasi, nomor punggung 28 telah dineakan Vidal sejak membela Bayer Leverkusen (2007-2011).

Kepindahan Vidal menuju Bayern Munchen selayaknya sebuah mimpi yang terwujud bagi Bayern. Pasalnya sudah dari dulu Bayern menginginkan Vidal. Bahkan jauh sebelum namanya sementereng saat ini, Bayern sudah berniat untuk memboyong Vidal. Tahun 2011 silam Vidal hampir bergabung dengan Bauern Munchen, hanya saja klubnya saat itu Bayern Leverkusen lebih memilih untuk menjual ke Juventus.

Dengan masuknya Vidal ke dalam skuad asuhan Pep Guardiola, maka namanya menjadi penandatanganan kedua Bayern setelah sebelumnya memastikan satu posisi baru untuk gelandang Brasil Douglas Costa. Costa sendiri didatangkan Bayern dari Shakhtar Donetsk pada awal Juli lalu.

Tentu Bundesliga bukan lagi hal yang asing bagi Vidal. Ia sudah pernah mencicipi atmosfir Bundesliga selama empat tahun berseragam Bayern Leverkusen. Masuknya Vidal sekaligus menjadi pengganti sosok Bastian Schweinsteiger yang telah dijual ke Manchester United.

Empat tahun membela Juventus, Vidal sudah kenyang mencicipi banyak trofi diantaranya empat Scudetto Serie A, dua trofi Piala Super Italia, dan satu trofi Coppa Italia.

Bayern Munchen Ingin Tukar Di Maria dengan Schweinsteiger

Angel Di Maria bolah saja gagal bersinar bersama Manchester United musim lalu. Namun tetap saja pemain Argentina ini masih memiliki daya tarik bagi tim-tim besar. Raksasa Bundesliga, Bayern Munchen kabarnya tertarik untuk mendatangkan winger Argentina tersebut menuju Munchen. Untuk memuluskan langkahnya, Bayern kabarnya berani menawarkan sejumlah uang plus gelandang mereka Bastian Schweinsteiger sebagai bahan barter.

Tentu jika ini benar adanya, maka MU mungkin tak akan keberatan melepas Di Maria. Pasalnya MU juga sedang mengincar sosok gelandang tengah untuk memperkokoh lini tengahnya musim depan. Dan kebutulan nama Bastian Schweinsteiger adalah salah satu incaran MU musim panas ini.

Bayern sendiri berani memasukkan nama Schweinsteiger ke dalam klausul penawaran Di Maria lantaran pemain bersangkutan menolak tawaran perpanjangan kontrak yang ditawarkan oleh manajemen Bayern. Kontrak Schweinsteiger akan berakhir pada Juni 2016 mendatang. Itu artinya Schweinsteiger masih menyisakan satu musim lagi bersama Bayern sebelum berstatus bebas transfer.

“Kami mempertimbangkan lagi penawaran tersebut setelah Bastian datang dengan permintaan yang spesifik,” kata presiden Karl-Heinz Rummenigge.

Bayern sendiri saat ini sangat membutuhkan sosok pemain sayap lantaran dua pilar mereka, Arjen Robben dan Franck Ribery belakangan ini rajin dibekap cedera. Di Maria dinilai sosok yang tepat untuk menggantikan peran kedua pemain tersebut, karena Di Maria bisa diposisikan di sayap kanan maupun kiri.

Namun untuk mendapatkan Di Maria, tentu Bayern harus menyiapkan dana yang tak sedikit. Apalagi Di Maria baru bergabung bersama MU tahun lalu dengan nilai transfer yang cukup besar yakni 50 juta poundsterling. Sudah barang tentu MU tak akan melepas Di Maria dengan bandrol yang murah. Bayern perlu menyiapkan sejumlah dana tambahan untuk membujuk Manchester United. Oleh karena itu Bayern berani memasukkan nama Schweinsteiger sebagai tukar tambah.

Di Maria mencetak 12 gol dan empat assist dalam 33 penampilan bersama United musim lalu. Saat ini Di Maria tengah membela negaranya di ajang Copa America 2015 yang seadng berlangsung di Chili. Argentina pun telah lolos ke babak semifinal, dimana tim Tango akan menjajal ketangguhan Paraguay di partai semifinal.

Lazio Ingin Datangkan Xabi Alonso

Kabar terbaru datang dari tim ibukota italia, Lazio. Klub berseragam khas biru langit ini kabarnya tengah mengincar gelandangn tengah milik Bayern Munchen, Xabi Alonso. Pemain tengah senior timnas Spanyol tersebut menjadi incaran Lazio untuk mengantisipasi keperian Lucas Biglia yang kabarnya akan segera hengkang meninggalkan Lazio musim panas ini.

Nama Lucas Biglia saat ini tengah menjadi incaran sejumlah klub. Namun sejauh ini baru Manchester United yang berani engajukan tawaran terhadap Biglia. Manchester United bahkan kabarnya telah mneyiapkan dana lebih dari 300 miliar untuk memboyong Biglia dari Lazio. Untuk mengantisipasi kekosongan lini tengah jika Biglia jadi pergi ke Old TRafford, maka Lazio pun telah mengambil ancang-ancang untuk mencari penggantinya. Dan sosok Xabi Alonso dianggap menjadi sosok yang tepat untuk menggantikan Biglia.

Corriere dello Sports melaporkan bahwa Lazio saat ini tengah mencari seorang pemain senior yang punya pengalaman di level eropa. Hal ini untuk mengisi kekosongan posisi tengah yang bakal ditinggalkan oleh Biglia. Pilihan Lazio pun jatuh pada Xabi Alonso yang dianggap menjadi sosok yang tepat untuk menggantikan Biglia. Alonso sendiri sudah kenyang pengalaman di level eropa. Kehadiran Alonso diharapkan bisa membagi pengalamannya kepada pemain-pemain Lazio dalam mengarungi Liga Champions musim depan.

Biglia sendiri saat ini tengah bermain di ajang Copa America. Ia dipanggil masuk ke dalam skuad Argentina bersama Lionel Messi dan kawan-kawan. Performa Biglia bersama Lazio musim lalu terbilang cukup apik. Oleh karena itu ia pun menjadi incaran sejumlah tim. Tak hanya Manchester United, raksasa Spanyol Real Madrid juga dikabarkan manruh minat pada pemain ini. Terlbih lagi pelatih baru Real Madrid, Rafael benitez sudah pernah menyaksikan penampilan Biglia saat ia masih melatih Napoli. Madrid sendiri kabarnya sudah naksir dengan Biglia jauh hari sebelum Benitez masuk ke Santiago Bernabeu, tepatnya awal musim lalu.

Bak gayung bersambut, Lazio memiliki harapan yang besar bisa mendapatkan Alonso pada bursa transfer musim panas ini. Pasalnya peman senior Spanyol tersebut kabarnya sduah tidak betah lagi di klub raksasa Jerman tersebut karena formasi yang diterapkan pelatih Pep Guardiola. Alonso kabarnya tak nyaman dengan posisinya yang sering dipasang sebagai bek tengah oleh Guardiola. Ini tentu menjadi pertanda yang baik untuk Lazio.