Arsip Tag: Francesco Totti

Wags Seksi Ini Menjadi Bagian Terpenting Bagi Hidup Totti

AS Roma sukses mengembalikan keadaan dengan skor 3-2 saat berhadapan dengan Torino pada pertandingan lanjutan pekan ke-34 Serie A Liga Italia, pada Kamis (22/4/2016) kemarin. Melalui hasil ini, tim ibukota tersebut semakin jauh dari kejaran Inter Milan yang kini berada di posisi keempat klasemen dan sangat mengincar posisi mereka.

Kapten AS Roma, Francesco Totti merupakan aktor utama dalam laga tersebut karena berhasil membalikkan keadaan mereka hanya dalam waktu dua menit. Setelah selesai memasukkan gol keduanya, sang pahlawan Roma ini pun melihat ke arah kamera dan berkata ‘ Ilary Blasi, aku cinta kamu ‘ yang merupakan ungkapannya jika merayakan selebrasi keberhasilannya dengan Giallorossi.

Francesco Totti, Ilary Blasi

Ungkapan tersebut merupakan hal yang sudah Francesco Totti lakukan selama bertahun-tahun. Publik Stadion Olimpico juga sudah mengetahui makna dari perkataan tersebut. Totti mencetak gol, para suporter gembira merayakannya, Roma menang dan tentu saja ada seorang wanita yang bernama Ilary yang tersipu malu.

Wanita tersebut bernama lengkap Ilary Blasi yang menjadi bagian hidup bagi Totti. 14 tahun yang lalu dalam pertandingan derby kontra Lazio, sang pemain pernah memperlihatkan kaus putih di balik kostum Roma. Kaos itu bertuliskan ‘ Sei Unica ‘ yang berarti Kamu Unik. Saat pernikahan Totti dan Ilary sudah dikaruniai anak, Totti tetap melanjutkan kebiasaannya dengan melakukan selebrasi golnya untuk Ilary, dengan kausnya yang bertuliskan “ Kamu Selalu Unik ”.

Hal ini tentunya menjelaskan bahwa pemain berusia 39 tahun ini sangat mencintai Ilary Blasi, istrinya. Pada 14 Maret 2016 yang lalu, mereka baru saja dikaruniai anak ketiga yang diberi nama Isabel. Isabel bisa dikatakan sebagai hadiah membahagiakan yang muncul di tengah-tengah ketidakpastian masa depannya di klub.

Sampai saat ini, Francesco Totti belum mendapat kesepakatan untuk memperpanjang kontraknya bersama Roma, klub yang sudah dia perkuat sejak dulu. Sebelum kemenangan dengan skor 3-2 atas Torino, dia sudah membukukan 300 gol dari 751 penampilannya dengan I Lupi sejak debutnya di tim senior pada 1993. Totti juga berperan besar untuk Roma dalam memenangi titel Serie A di musim 2000/2001 serta dua kali juara Copa Italia tahun 2007 dan 2008.

Bagaimana Kelanjutan Masa Depan Totti Di Roma?

Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti sangat mengharapkan teka-teki masa depan Francesco Totti bisa terselesaikan dengan baik supaya sang kapten Roma dapat melanjutkan karirnya dengan sebaik mungkin. Diketahui bahwa Totti pada bulan September ini akan berusia 40 tahun, namun belum ada ikatan atau perpanjangan kontraknya dengan Roma yang akan segera selesai pada akhir musim ini.

Walau dalam beberapa pekan terakhir ini, AS Roma sempat bersitegang dengan Francesco Totti, Spalletti tetap menjadikannya sebagai pemain terbaik di Italia. ” Totti merupakan sejarah Roma, pemain terbaik yang dimiliki Italia saat ini. Saya banyak belajar darinya mengenai pergerakan dan latihan yang keras sebagai contoh bagi para pemain muda, ” kata Luciano Spalletti.

” Ia sudah memberikan hal yang sangat banyak untuk dunia sepak bola dan hal tersebut sangat untuk dihargai. Saya harap ia dapat meneruskan karir atau menyudahinya dengan cara yang baik, dan mengikuti apa kata hatinya. ” paparnya lagi.

Spalletti mengiyakan bahwa Totti berperan sangat besar dan terkadang di posisi yang sulit. Terkadang dia harus menjadikan Totti sebagai pemain cadangan untuk kepentingan tim. Namun, dia tak pernah kehilangan rasa hormat. Bahkan para pemain muda sangat mengidolakan permainannya di lapangan.

Untuk satu pekan terakhir ini, Totti sedang sibuk dengan pertemuan beberapa kali dengan para petinggi klub untuk membahas karirnya nanti. Presiden klub, James Pallotta, juga sudah ikut ambil bagian ke Italia untuk mencari jalan keluar atas masalah itu.

Spalletti berharap supaya pimpinannya tersebut lebih sering ada di Roma untuk ikut mengurus klub. ” Ia sangat bersemangat dan ingin menang. Ia juga merupakan pemimpin yang sangat positif, ” kata Spalletti mengenai pengusaha Amerika Serikat berdarah Italia tersebut. Walau demikian, Luciano Spalletti berharap yang terbaik untuk penyelesaian masalah dalam AS Roma dan masa depan Francesco Totti.

Pemain – Pemain Hebat Yang Tak Pernah Merasakan Juara Champions Bag.2

Bersambung dari tulisan sebelumnya, berikut ini adalah 10 pemain hebat yang tak pernah merasakan indahnya Juara Liga Champions.

Lilian Thuram
bek tangguh satu ini tercatat beberapa kali mengantarkan prestasi mentereng untuk tim dan negaranya. Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 menjadi bukti ketangguhan thuram di lini belakang Prancis. Ia pun nyaris mengangkt trofi Champions pertamanya andai saja pada laga final musim 2003/03 tak kalah adu penalti melawan AC Milan di partai puncak. Sisanya tak ada partai final lagi yang bisa ia raih. Hanya beberapa kali partai semifinal bersama Barcelona dan Monaco. Sepanjang karirnya Thuram telah bermain di beberapa tim besar seperti AS Monaco FC, Parma FC, Juventus, FC Barcelona

Hernán Crespo
Nama Hernan Crespo sempat sangat ditakuti oleh barisan belakang tim manapun. Ia pun sempat dua kali masuk fase semifinal Liga Champions bersama bersama Inter Milan dan Chelsea. Dan tentu yang paling membekas adalah saat gelar juara sudah ada di depan mata saat dirinya mencetak dua gol untuk tim nya AC Milan sudah nyata-nyata unggul 3-0 atas Liverpool. Namun secara ajaib Liverpool mampu memnyamakan kedudukan dan memenangkan laga dalam babak adu penalti. Itulah kenangan yang tak akan pernah dilupakn Crespo pada laga final Champions di Istanbul. Sepanjang karirnya bermain di klub-klub ini, (Parma FC, SS Lazio, FC internationale Milano, Chelsea FC, AC Milan) Crespo nihil trofi Champions.

Fabio Cannavaro
Lahir di Naples, Cannavaro tumbuh dan berkembang menjadi salah satu bek terbaik dunia di era nya. Ia pun sempat memenangkan predikat pemain terbaik dunia tahun 2006 silam. Soal prestasi tak perlu diragukan lagi, Cannavaro sudah kenyang prestasi, mulai Juara Piala Dunia 2006 hingga beberapa trofi liga bersama Parma FC, FC Internazionale Milano, Juventus, Real Madrid CF. Namun faktanya untuk ajang Liga Champions, Cannavara paling banter hanya masuk ke babak semifinal.

Francesco Totti
Sang pangeran abadi AS Roma ini pun bernasib sama dengan pemain-pemain di atas. Sepanjang karirnya yang hanya berseragam Roma ini, Totti belum mampu mengantarkan Roma menjuarai Liga Champions. Sejauh ini prestasinya hanya membawa Roma menjuarai Serie A pada musim 2000/01 saat masih ditukangi oleh Fabio Capello. Di level timnas, Totti boleh berbangga karena berhasil membawa nama Azzuri menjadi yang juara pada Piala Dunia edisi 2006 lalu.