Arsip Tag: Tottenham Hotspur

Dele Alli Terancam Dapat Sanksi Dari FA

Dele Alli terkena sanksi hukuman dari FA. Gelandang Tottenham Hotspur tersebut akhirnya mendapat dakwaan terkait tindakan kasarnya kepada pemain West Bromwich Albion, yakni Claudio Yacob. Kejadian tidak mengenakkan tersebut terjadi pada Alli dan Yacob terjadi ketika Spurs imbang dengan skor 1-1 oleh West Brom di White Hart Lane sebagai pertandingan lanjutan Premier League, Selasa (26/4/2016) dinihari WIB.

Dele Alli terlihat di kamera menonjok perut Claudio Yacob. Hal ini terjadi pada menit ke-26 di babak pertama. Akan tetapi, insiden tersebut tidak terlihat dari pengamatan ofisial pertandingan, termasuk wasit yang bertugas saat itu yakni Mike Jones. Walau begitu, naas baginya karena FA memakai rekaman video untuk melihat kembali jalannya laga dan kejadian tersebut.

delle dihukum

Perbuatan tersebut menjeratnya pada sanksi yang akan diberikan FA, Alli didakwa sudah melakukan tindakan kasar dan berlebihan. Pemain sepakbola berusia 20 tahun tersebut terancam hukuman larangan ikut berlaga sebanyak tiga laga bersama klubnya, Tottenham Hotspur.

Hukuman atas pemukulan Claudio Yacob ini juga membuat Alli menjadi hal buruk kedua bagi Spurs setelah harus berakhir imbang kontra West Bromwich Albion. Jika hukuman tersebut resmi diberikan padanya, maka Alli akan absen dalam tiga laga terakhir Spurs pada musim Premier League ini.

Hasil seri kontra West Bromwich Albion, menjadikan peluang Spurs untuk menyamakan nilai Leicester City kian sulit. Dengan perolehan 69 poin, mereka kini selisih tujuh angka dari Leicester yang hanya tersisa tiga pertandingan lagi.

Dele Alli sejatinya merupakan salah satu pemain inti Tottenham Hotspur di musim ini. Dia tampil menawan di musim perdananya dengan Spurs dengan raihan 10 gol di Premier League. Karena tampilannya yang mengesankan tersebut, Alli berhasil memenangkan penghargaan Pemain Muda Terbaik versi PFA.

Karena Hal Ini, Dele Alli Terancam Dapat Sanksi FA

Usai berhadapan dengan West Bromwich Albion dengan hasil imbang, Tottenham Hotspur harus membawa kabar yang tidak mengenakkan. Gelandang berbakat mereka, Dele Alli, kemungkinan besar akan terkena sanksi dari FA karena pukulannya kepada gelandang WBA, Claudio Yacob.

Dalam pertandingan yang dilaksanakan di White Hart Lane, pada Selasa (26/4/2016) dinihari WIB kemarin, Tottenham Hotspur harus rela dengan hasil imbang 1-1 kontra West Bromwich Albion yang melaju lebih dulu melalui gol bunuh diri Craig Dawson.

Hasil tersebut pastinya tidak diinginkan oleh Spurs, apalagi saat ini mereka sudah jauh tertinggal dengan selisih tujuh poin dari Leicester City yang menjadi klub pemuncak klasemen. Dengan liga yang hanya tiga pekan lagi, peluang Spurs boleh dikatakan semakin sempit karena nasib mereka juga berada ditangan Leicester.

Jika saja Leicester sukses di laga akhir pekan ini yang akan bertanding di markas Manchester United, maka Spurs harus rela menerima kekalahan mereka. Kondisi mereka kian buruk Kabar karena kemungkinan The Lilywhites akan kehilangan pemain intinya, Dele Alli yang saat ini memiliki masalah pasca pertandingan tersebut.

Alli baru saja melakukan memukul perut gelandang West Bromwich Albion yakni Claudio Yacob dalam sebuah aksi di kotak penalti. Bukan hanya sekali, Alli melakukan pemukulan terhadap Yacob hingga dua kali. Insiden tersebut sempat menjadikan keduanya baku hantam. Walau akhirnya tidak mendapat kartu kuning, tetapi, insiden ini biasanya akan ditindak lanjuti pihak FA dan berujung pada sanksi berat untuk Alli.

Sanksi itu dapat berupa menurunkan prestasi Dele Alli yang pada musim ini yang baru saja menang sebagai pemain muda terbaik Liga Inggris versi PFA, dengan 10 gol dan 9 assist di Premier League. Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino mengaku tidak mengetahui akan hal tersebut. Dia akan menyaksikan laga ulangan mereka berikut insiden tersebut. Hingga saat itu, dirinya belum mau berkomentar apapun.

Menang Telak Dari Spurs, Dortmund Semakin Berjaya

Borussia Dortmund menyadari bahwa laga Liga Europa berhadapan dengan Tottenham Hotspur akan sangat berat. Dortmund sangat tidak menyangka mereka dapat mengalahkan Spur dengan kemenangan telak atas wakil Inggris tersebut. Hal ini memang mengagetkan semua kalangan.

Borussia Dortmund menerjang Tottenham Hotspur dengan skor telak yakni 3-0 dalam laga putaran pertama babak 16 besar Liga Europa yang dilaksanakan di Signal Iduna Park, Jumat (11/3/2016) dinihari WIB lalu. Pierre-Emerick Aubameyang merupakan pemain yang memecahkan gol untuk Die Borussen sebelum Marco Reus yang berhasil menambah dua gol di babak kedua.

Spurs tengah mengejar gelar Premier League, sepertinya tidak dapat bermain dengan baik untuk laga ini. Dele Alli mengalami skorsing, Danny Rose harus absen karena cedera, sementara Eric Dier dan Kyle Walker juga istirahat. Tiga pemain yang dipersiapkan baru diturunkan saat laga menjelang babak kedua, yakni Harry Kane, Erik Lamela, dan Mousa Dembele dan saat itu Spurs sudah sangat tertinggal.

” Ini merupakan pertandingan yang sangat luar biasa untuk para pemain dan suporter kami. Kami tidak pernah menyangka akan dapat berhasil dengan skor 3-0 karena kami sudah tahu Tottenham merupakan lawan yang berat yang bermain baik di Premier League, jadi kami berpikir ini adalah pertandingan yang sangat sulit, ” ujar gelandang serang Dortmund, Henrikh Mkhitaryan.

Keberhasilan pada putaran pertama semakin membuat peluang bagi Dortmund terbuka lebar untuk masuk dalam babak perempatfinal Liga Europa musim ini. Mereka akan berhadapan kembali ke markas Tottenham Hotspur pada pekan depan. Borussia Dortmund akan tetap melakukan yang terbaik dan fokus pada laga berikutnya.

Pulih Dari Cedera, Vertonghen Akan Comeback Di Akhir Maret

Proses pemulihan Jan Vertonghen sepertinya berjalan dengan baik. Cedera lutut yang dialaminya mulai kembali pulih. Bek Tottenham Hotspur tersebut akan segera bersiap pada comebacknya di akhir bulan yang akan datang.

Jan Vertonghen terkena cedera lutut ketika berlaga dengan Crystal Palace dengan perolehan skor, Tottenham Hotspur menang 3-1 di akhir Januari yang lalu. Setelah itu, Vertonghen harus mundur dari empat laga di bulan ini dan menjalani perawatan yang intensif.

Walau dirinya tak ikut serta dalam laga ini dan menjadi salah satu lini belakang timnya, Spurs tetap tampil baik dengan berhasil meraih kemenangan di empat laga secara berurutan di Premier League, salah satunya adalah berhasil memukul mundur Manchester City dengan skor 2-1 pada minggu lalu. Saat ini, Spurs berada di urutan kedua klasemendan Leicester City berada di puncak dengan selisih dua angka.

Vertonghen seakan tak ingin berlama-lama dengan proses penyembuhannya, dia ingin segera bergabung dengan tim nya untuk bertanding di laga-laga penting untuk memperebutkan titel juara liga. Hal ini yang menjadikannya bertekad untuk memulihkan cedera lututnya secepat mungkin. Pemain yang berasal dari Belgia tersebut ingin bermain sebelum jeda laga internasional yang dilaksanakan pada tanggal 24-27 Maret.

” Saya ingin segera melepas pelindung lutut ini dan dapat berjalan kembali, kondisi saya semakin hari semakin membaik. Proses ini memang membutuhkan kerja keras dan akan memakan waktu, Saya ingin segera melakukan comeback ketika jeda laga internasional dan segera terlibat dengan tim saya.” Ucapnya.

Jan Vertonghen mengungkapkan bahwa dia merasa terbantu dengan dukungan dari timnya. Bahkan mereka menjeguknya setiap hari bersama para staf. Semuany melakukan yang terbaik yang membuat Vertonghen harus bisa bersama timnya dan membela Tottenham Hotspur kembali.

Ini Lima Laga yang Menentukan Nasib Manchester United

Ini Lima Laga yang Menentukan Nasib Manchester United

Manchester United memasuki masa penentuan nasib apakah mereka bisa finish di posisi keempat atau terdepak ke papan tengah Liga Premier Inggris di akhir musim nanti. Skuan Setan Merah harus berjuaang habis-habisan untuk mengamankan posisi mereka di jajaran top five klasemen Liga Primer Inggris.

Perjalanan Manchester United di sisa musim ini terbilang cukup berat. The Reds Devil harus menghadapi lima laga penentuan yang krusial. Tersandung sedikit saja, posisi mereka bisa terlempar ke barisan tengah klasemen. Saat ini Manchester United berada di peringkat keempat klasemen sementara Liga Primer Inggris. Posisi mereka pun kini tidak aman, menyusl hasil buruk yang diraih dalam beberapa laga terakhir.

Posisi mereka kini sedang diincar Tottenham Hotspur yang berada di peringkat keenam dengan raihan nilai 50. hanya terpaut tiga poin di bawah Manchester United yang nakring di posisi ke empat, dan dua poin di bawah Liverpool.

Perjuangan berat MU akan dimulai hari minggu kemarin, saat mereka akan bertarung melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford. Jika saja MU tak mampu mengunci kemenangan, maka bisa dipastkan posisi mereka akan tergusur dari urutan keempat. Ditambah lagi jika Liverpool mampu menang di kandang Swansea City Senin (16/3) besok. Namun untung saja dalam laga tersebut, MU mampu menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor telak 3-0. Hasil tersebut menjaga jarak mereka dari kejaran Spurs.

Perjuangan selanjutnya, dirasa menjadi laga-laga krusial, tiga dari empat laga merupakan big match. Setelah melawan Tottenham, Manchester United berturut-turut akan bertandang ke Liverpool (22/3), menjamu Aston Villa (4/4), menjamu Manchester City (12/4), dan bertandang ke Chelsea (18/4).

Hanya laga melawan Aston Villa saja yang terbilang cukup ringan bagi MU. Sedangkan tiga laga lainnya masing-masing harus menghadapi peringkat 1 dan 2 klasemen, Chelsea dan Manchster City. Sedangkan laga melawan Liverpool akan menjadi laga memperebutkan posisi aman di zona Eropa.

Jika skuad asuhan Van Gaal ingin mengamankan posisinya zona Eropa, maka tidak ada pilihan lain selain menyapu bersih semua laga sisa dengan kemenangan. Kemenangan melawan Tottenham Hotspur menjadi kunci awal bagi MU untuk mendongkrak moral dan performa mereka. Ini menjadi tugas yang berat bagi Louis Van Gaal dan anak-anak asuhnya.